Selasa, 07 Februari 2017

Pingi Jadi Pemusik Handal


AKTIF di Pemuda Remaja Dereja Kristen Indonesia (GKI) Bondowoso, membuat Cindy Veronica Setiawan sangat cinta musik. Sampai-sampai dia menggantungkan Cita-cita ingin menjadi pemain musik handal.


Selama ini, remaja asal Jalan Kolonel Sugiono in aktif di Pemuda Remaja Gereja Bondowoso. Seringkali, ketika ada kegiatan keagamaan, dia menjadi personil musiknya. "Saya belajar musik sejak kelas tiga SD," akunya.

Awal kali dia belajar kepada Pdt Martin K Nugroho. Saat itu, dia masih duduk di bangku kelas 3 SDK Indra Siswa Bondowoso. Karena memiliki keinginan kuat untuk mengabdi ke Agama, lantas dia belajar pada pendeta. "Saya belajar lagu-lagu rohani, dan saya menemukan ketenangan di dalamnya," ujarnya.

Siswi kelas 2 SMAK Santo Paulus Jember ini mengaku, dengan bisa memainkan alat musik, bisa menjadi jalan ketenangan. Apalagi musik bisa menumbuhkan kereativitas yang tinggi dan rasa tanggung jawab.

Alat musik yang dia pelajari awal adalah piano. Baru saat menginjak pendidikan di SMPK Indra Prastha, dia mulai belajar biola. Hingga saat ini, kedua alat musik ini dikuasainya.

Ternyata sebagai Pemuda Remaja GKI, dia juga sempat mengisi kegiatan lintas agama. Tepatnya saat ada diskusi bertema Nasionalisme. Dia bersama Gusdurian Bondowoso dan aktiv Rumah Pancasila deengan NKRI-nya. "Saya sangat bangga, karena Indonesia itu plural, seningga memang perlu adanya diskusi-diskusi yang mempererat tali persaudaraan," terangnya.

Selama ini, kata dia, ajaran Pdt Martin adalah rasa saling mencintai antar sesama harus dijunjung tinggi. Dia juga sering membaca poster Gus Dur yang terpampang di dinding dalam Gereja. Kalimatnya adalah 'Tidak Penting apapun Agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu'.

"Sehingga ada satu nilai didalamnya, yakni hidup itu adalah tentang tolong-menolong," terangnya.

Sebab orang tidak akan bisa hidup sendiri. Mulai lahir hingga kematian, selalu membutuhkan pertolongan orang lain. Sehingga didalam hidup, tolong menolpng itu merupakan kewajiban.

Lebih jauh, Cindy mengatakan bahwa prinsip hidupnya adalah 'meraih apa yang diinginkan dengan usaha sendiri'. Prinsip itu diterapkan dalam hal apapun. Artinya dia pantang untuk menyerah dalam berusaha. Sampai apa yang dicita-citakan tercapai. "Dalam hal apapun sama," pungkasnya. (hud/wah)

Sumber : Jawa Pos Radar Ijen, 28 November 2016
ditulis oleh :(er)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar