Selasa, 21 Februari 2017

Hidup Disiplin Iitu Enak


DISIPLIN sudah menjadi keseharian Yeni yanuarti. Perempuan yang sehari-harinya sebagai
Kepala Dusun petung Utara III, Desa Petung, Curahdami ini mengaku dari sisiplin itulah
menjadi kunci kesuksesan.

Dia mulai merasakan enaknya hiduyp disiplin mulai dibangku SMA. Awal kai jadi disiplin tentu
sulit, tapi jika dijalani dan merasa enjoj aja disiplin pun mudah dijalankan. "saya dulu
lulusan SMKN 1 Bondowoso jurusan penjualan, jadi dari sekolah itu mulai mendidik siswanya
untuk disiplin," ujarnya.

Bagian Bagaimana Menghargai Orang

Dia pun merasa bangga dan berterima kasih kepada SMKN 1 Bondowoso termasuk kepala SMKN 1
Yuni yekni Mumpun. Sosok kepsek perempuan itulah yang membuat dia terinpirasi bagaimana
indahnya disiplin itu. Awal kali dia berpandang disiplin itu hanya sekedar taentang waktu
untuk tidak telaten. Tapi lambat laun, perempuann 30 tahun ini, mulai sadar disiplin ini
tidak tentang waktu saja tapi semua hal termasuk dalam menyelesaikan pekerjaan serta menjadi
ibu rumah tangga pun juga disiplin.

Makin tertanam rasa disiplin Ibu dua anak tersebut, kian nyta saat bersuami dengn anggota
TNI. "Mau ketemu saja dan telat dikit sudah marah. Begitu juga natar jemput," imbuhnya. dari
itulah Yeni mulai memahami disiplin itu juga termasuk bagaimana menghargai orang. Dia
mencontihkan orang disiplin jika dimintai tolong menjemput dia akan berusaha maksimal
mungkin untuk tidak telat dan itu adalah contoh kecil bagaimana menghargai tolong orang
lain.

Kebiasaan dari siplin itu pula juga menambah rasa kepercayaan orang lain ke Yeni. Sebab,
orang disiplin itu akan menjaga sama antara ucapannya dengan perbuatannya. setelah terbiasa
disiplin, tambah perpuan kelahiran bondowoso 1987 itu, secara tidak langsung akan belajar
bagaimana manajemen berbagai hal. Sebagai contoh bisa menghitung waktu dan jalan tempuh
kapan dirinya sampai ditujuan tersebut. maka tak salah jika TNI ini harus disiplin, karena
dari sana dia bisa menghitung strategi apa yang tepat dalam peperangan.

Lantas bagaimana mulai muda untuk bisa disiplin tentu pertama perlu dari tingkatan keluarga
itu sendiri. Selanjutnya ada tantangan jika buah hatinya itu sudah berenjak dewasa atau usia anak SMAUntuk mengajak disiplin itu juga perlu dibicarakan pelan-pelan dari hati ke hati.
Agar mereka ada kesadaran sendiri bahwa hidup disiplin itu indah.(dwi/wah)

Sumber: Jawa Pos Radar ijen, 03 Februari 2017

Disalin kembali Oleh.(Rs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar