Selasa, 28 Februari 2017

Kagumi Batik Cermee


ALMAS Nabilah Mahardiantri adalah perempuan asal Tamansari Bondowoso. Saat ini, dia tengah mengikuti KKN di Desa Bercak, Cermee. Saat KKN itulah dia banyak memperdalam dunia batik. Sebab di tempat KKN itu, ada batik asli Bercak, Cermee yang menurutnya sangat menarik.

Jangan Lelah untuk Mengabdi



MENERAPKAN tri dharma perguruan tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian rasanya tak hanya saat masih mahasiswa saja. Tapi juga terus dilakukan oleh para sarjana, termasuk Siwin Solehan yang terus aktif menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Senin, 27 Februari 2017

Ortu Itu Love Laugh


AJENG Luki Novalia sudah berusia 18 dan kini duduk di kelas XII SMA. Meski, sudah remaja dia tetap membutuhkan suport orang tua di segala aktifitas maupun hobinya. Sehingga, bagi dia sosok orang tua itu love laugh atau cinta dan tawa.

Bagi dia, makna love laugh itu karena cinta yang tulus itu dari mama dan ayah."Gak ada yang bisa setulus ayah mama,"ujarnya. Sementara yang bikin dia terus senang dan tertawa lepas pun juga dari kedua orang tuannya. Bahkan, hingga dewasa ini dia tetap ditemani orang tua jika beraktivitas di luar sekolah.

Alamat Saya di Cintabond


Jika ditanya tentang alamat, perempuan bernama lengkap Sudarsih ini mengatakan alamatnya Cintabond. KAta-kata itu bukan kepanjangan dari Cinta Bondowoso, anmun kepanjangan dari Cindogo Tapen Bondowoso. "Hanya saya singkat saja, keren kan," ungkapnya.

Sabtu, 25 Februari 2017

Generasi Muda Itu Generasi Penulis


MENULIS menjadi kegiatan yang menarik bbagi Uswatun Hasanah. Ada rasa penasran, ketahigan,dan hal yang tak tahu menjadi tahu, itulah kenikmatannya. Pelajar SMKN 1 Prajakan ini ingin generasi muda sekarang menjadi generasi yang gemar nmenulis.

Second City Itu Oke


PERKEMBANGAN kota besar dengan jumlah penduduk yang terus bertambah memunculkan kota kedua atau Second City. Kota kedua itu, menurut Anisa Kartia Sari, bisa jadi Bondowoso lebih nyaman sebagai tempat tinggal.
Perempuan 22 tahun itu mengetahui Bondowoso menjadi kota ke dua itu  dari bekerja di salah satu operator seluler. Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini sudah ke arah 4G. "Dulu gencar 3G, sekarang berkembangnya teknologi telekomunikasi sudah lebih cepat lewat 4G lagi," terangnya.

Jumat, 24 Februari 2017

Ingin Kerja di Bank


BEKERJA di bang menjdi cita-cita sejak lama Galuh Kusumastuti. Sebab menurutnnya, bekerja sebagai orang kantoran termasuk di bank itu sangat menyenangkan. Mahasiswa yang kini tengah KKN di Desa Banyuputih, Wringin itu mengaku, cita-cita itu adalah keinginannya pribadi. Namun memang ada saudara yang kerja di bank. Karena itu ada dorongan yang kuat untuk dirinya kerja di bank. "Sebagai seorang perempuan, saya memang ingin kerja kantoran," ungkapnya.

Harus Sigap Dan Siap





SIAP bertugas dipedesaan menjadi konsekuensi yang harus diterima bidan saperti Dwi Yuni. Menjadi  bidan di Pukesmas sumber Wringin, dia merasa makin sayang dengan ibunya. Sebab, saat membantu persalinan selalu ingat perjuangan ibunya.

Yuni menempa pendidikan kebidanan di akbid Dharma Praja. Dia paham dengan cita-citanya sebagai petugas medis, tak hanya melayani orang sakit saja tapi juga siap tugas  di pedasaan seperti Sumber Wringin.

Kamis, 23 Februari 2017

Banyak Teman dari Luar


RATNA Safitri saat ini adalah mahasiswi Jurusan Biologi FMIPA Unej. Selain meninba ilmu, alumnus SMAN 2 Bondowoso in juga memiliki banyak hobi yang menari, yakni speaking, watchung movie dan cooking. Dalam hal nonton film, dia sangat suka yang berbau horor atau scream novie. Sebab baginya film horor it menegangkan.

Mahasiswi asal Gang Purbasari, Blindungan itu mengaku, sudah suka nonton film horor sejak SMP. Satu hal yang menjadi puncak keasyikan saat nonton film itu adalah rasa tegang. Berbagai film itu seperti scream, insidious dan the ring. "Asyik saja menurut saya," ungkapnya.

Lebih Bermanfaat Di Bondowoso



TAK sengaja dan harus menjadi pilihan.Itulah sepenggal cerita drh Cendy Hendriawan bertugas di Bondowoso.Bagi dia hidup di Bondowoso jauh lebih bermanfaat dan barokah dari pada hadup kota asalnya Surabaya.Sebab,ada transformasi ilmu kepada masyarakat Bondowoso.
Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian ini pertama kali menginjakkan kakinya di Bondowoso pada 2005.

Rabu, 22 Februari 2017

Bangga jadi Orang Sumber Wringin


GAUNG Bondowoso Republik Kopi (BRK) tak hanya berdampak pada kesejahteraan petani kopi saja namun juga membuat pemuda pedesaan makin bangga menjadi orang Bondowoso, Dina Febriana, remaja asala Sumber Wringin, salah satunya

Saat ada acara Dina dengan percaya diri menjajakan kopi arabika asal daerahnya itu. Perempuan yang bekerja sebagai staf Kecamatan Sumber Wringin pun juga menjelaskan BRK yang stikernya juga tertempel di cup kopi. "Suka kopi arabika dari Bondowoso ini, orang tua saya juga punya kebun kopi dan juga kopi arabika yang ditanam," jelasnya.

Ingin Punya Butik



WALAU
masih kuliah, Yesi Ayu Safitri sudah mulai merintis usaha. ia memiliki online shop di bidang penjualan baju. Cita-citanya kelak, dia ingin memiliki butik sendiri.

mahasiswi yang kini tengah menumpuh KKN di Desa Glingseran, Wringin ini mengatakn, menjadi pengusaha adalah cita-citanya. sebab dirinya tidak mau menghasilkan uangh dengan upah kerja dari orang lain. "saya ingin mendapatkan uang dengan cara membuka usaha sendiri," tegasnya.

Selasa, 21 Februari 2017

Bisnis Kuliner itu Ekspresi Diri


DUNIA Bisnis makin terbuka lebar,apalagi dengan keterbukaan informasi saat ini belajar sesuatu pun lebih mudah.Begitulah yang diucapkan oleh Dessy Putry Sari,yang kini lebih senang dengan berbisnis makanan.Dessy memilih bisnis kuliner pun bukan karena tak punya pilihan lagi.

Sewa Tempatnya Agak Mahal


Sejak kuliah di IKIP PGRI Jember dia pun juga bisnis online seperti yang dilakukan banyak anak muda pada umumnya.Namun,hati dan kenyamanan pun lebih senang bisnis kuliner."Bagi saya memasak itu menyenangkan,juga mengekspresikan diri dan ada rasa penasaran begitu,"imbuhnya.

Hidup Disiplin Iitu Enak


DISIPLIN sudah menjadi keseharian Yeni yanuarti. Perempuan yang sehari-harinya sebagai
Kepala Dusun petung Utara III, Desa Petung, Curahdami ini mengaku dari sisiplin itulah
menjadi kunci kesuksesan.

Dia mulai merasakan enaknya hiduyp disiplin mulai dibangku SMA. Awal kai jadi disiplin tentu
sulit, tapi jika dijalani dan merasa enjoj aja disiplin pun mudah dijalankan. "saya dulu
lulusan SMKN 1 Bondowoso jurusan penjualan, jadi dari sekolah itu mulai mendidik siswanya
untuk disiplin," ujarnya.

Senin, 20 Februari 2017

Harus Pintar Atur Keuangan


LULUS dari SMKN 1 Bondowoso, Leodvita Febrianti membayangkan asyiknya menjadi anak kuliahan. Hidup nge-kos, bermain kesana-kesini berjumpa dengan teman dari luar daerah. Saat menjadi mahasiswa Ekonomi Unmuh Jember, Vita mulai sadar bayangan asyiknya mahasiswa itu harus dibarengi dengan kedewasaan.
Artinya, kata dia, jalan-jalan kemana ataupun nongkrong tetap bertanggung jawab atas kuliahnya, lebih-lebih diri sendiri ataupun orang tua."Jalan-jalan setidaknya gak mikir senang saja, tapi juga memikirkan kuliah, dan kesehatan,"terangnya.

Hobi Itu Potensi



    SESUATU yang dikerjakan karena hobi jelas akan menyenangkan. Itulah yang dirasakan Indah Setya Oktaviana. perempuan asal Dabasah itu, hobi merupakan kelebihan dan punya potensi. Sehingga, kita jangan pernah malu menunjukkan hobinya.

Suka Kegiatan Sosial


    KEGIATAN berbasis lapangan menjadi salah satu pekertjaan yang di emban Elisa Widi Haryani. Sebab setahun lalu di terpilih menjadi petugas Tenaga Kesehatan Sosial Kecamatan (TKSK). Dia bertugas di tempat tinggalnaya Kecamatan Curahdami.
    Kebetulan, pekerjaannya saat ini berjalan lurus dengan hobinya yang melakukan kegiatan sosial. Sehingga ketika ketikas dia bertugas sebagai TKSK, dia tidak berasa berat. Hanya saja, banyak tatangan yang ditemui. "Kami melakukan pendampingan, sedangkan tipe masyarakat yang didampingi berbeda-beda, sehingga diperlukan komunikasi yang ekstra," terangnya.

Jumat, 17 Februari 2017

Jiwa Kemanusiaan dari Perawat


MELIHAT orang tersenyum setelah sakit itu menjadi kepuasan batin tersendiri. Itulah yang dirasajan Arina Wijayanti yang menggeluti perawat sebagai profesinya. Perempuan asal Klabang itu mengaku cita-citannya menjadi perawat karena ingin melihat orang sakit sembuh dan kembali tersenyum. Bagi dia perawat tak hanya tugas atau kerja, tapi rasa kemanusiaan.

Membatik Itu Latih Kesabaran


USAHA
batik tulis hanya memperkuat brand bahwa Bondowoso banyak orang-orang kreatif di dunia batik. Tapi, dari batik dapat mensejahterahkan masyarakat

sekitar. Seperti yang disarankan oleh Sri Astutik Wahyu Ningtyas, salah seorang pekerja Batik maesan itu.

Perempuan 21 tahun ini mengaku sebelum kerja mencanting batik, adalah ibu rumah tangga biasa dan pemasukan keluarga dari suaminya yang kerja kuli bangunan di

Tamanan. Sudah setahun bekerja sebagai canting batik, setidaknya ada penghasilan tambahan bagi keluarganya.

Kamis, 16 Februari 2017

Suka Makanan Pedas



SELAIN jalan-jalan, hobi Dwi Oktavia Larassati adalah kuliner yang ekstra pedas, Jenis makanna yang di suka adalah makanan mie pedas, Baginya semua makanan pedas itu menambah nafsu makan. Karena itu tidak heran jika dirinya sering membuat sambal pedas bersama teman temannya.

Begitu juga saat Laras-panggilan akrabnya menempuh KKN di Desa Glingseran, Wringin, sering kali membuat masakan pedas. baik untuk sekedar menu makannan pokok maupun menu makanan tambahan seperti rujak. "Kebetulan temen-temem juga suka pedas, jadi sensasinya bisa dirasakan bersama," terangnya.

Silat Itu Indonesia Banget


PENCAK silat itu menjadi kegiatan baru Intan Velia. Perempuan cantik asal Pujer ini mengaku menggeluti silat itu bukan untk jadi jagoan ataupun sekedar mencari prestasi semata. Lebih dari itu ikut silat juga ikut melestarikan budaya, bahkan bisa menjadi diri sendiri.
Seminggu sekali atau setiap hari Jumat Intan menyempatkan waktu berlatih pencak silat. "Kalau hobi nyanyi tapi ada hobi baru yang baru ditekuni sekitar lima bulan kemarin, yakni silat," terangnya.

Selasa, 14 Februari 2017

Dalami Dunia Advertising


DI usianya yang 24 tahun, Violita Eka Fitrhi sudah merasakan menjadi seorang manajer dalam bisnis advertising.

Tertarik Jadi Entrepreneur


CITA_CITA Kurni Kusumawati ini adalah menjadi entrepreneur adalah cita-cita itu dipilihannya karena entrepreneur adalah cita-cita yang mulia. Dimana karena memiliki usaha, maka usaha itu bisa menjadi lapangan kerja bagi orang lain.

Karena cita-citanya yang tinggi itu, perempuan kelahiran 15 mei 1997 ini menempuh pendidikan di jurusan perikanan darat akademi komunitas negeri bondowoso. Sehingga nantinya apa yang didapatnya dari bangku perkuliahan bisa dibagi saat dirinya menjadi entrepreneur atau pengusaha.

Senin, 13 Februari 2017

Asyiknya Hidroponik


MENANAM tak harus pakai  tanah, dengan teknik hidroponik membuat orang makin senang bercocok tanam. seperti yang Margareth Je5ane Clara Balun ini, dia merasakan menanam tidak harus belepotan kotoran.
Jeanne, mendapatkan pelajaran hidroponik di Gereja Katolik Bondowoso (Gekabo) beberapa bulan lalu. Ada hal yang membuat dia terinspirasi dan kaget." Ternyata tanam sesuatu itu tak harus pakai tanah. Pakai air ternyata bisa," ujarnya. Mengamati dan memperhatian pemateri, ternyata air salah satu unsur penting untuk menumbuhan kecambahan.

Jangan Menunda Niat


PEREMPUAN
bernama lengkap Rita Ratna Sari ini setiap harinya bertugas di dionas p;emberdayaan masyarakat dan desa (Dinas PMD) dalam kehidupannya dia memiliki motto hidup tidak pernah menunda niat. Sebab bagimnya ketika seorang itu memiliki niat melakukan kebaikan, maka harus segra dilaksanakan.

Menurutnya tidak ada seorang pun yang mengathui hari esok atau nasibnya di hari esok. karena itu ketika memiliki niat baik , maka harus segera dilaksanakan.

Sabtu, 11 Februari 2017

Perbaiki Akses Wisata


HOBI traveling ke alam kian digandrungi anak muda termasuk Martsari Putri Nurhidayati. Daerah mana yang cocok untuk hobinya tersebut, pilihannya adalah Bondowoso. Selain dekat, ada lokasi yang digandrungi hingga wisatawan luat negeri. Sayang untuk akses jalannya masih perlu diperbaiki lagi.

Motivasi dari Membaca


    MEMBACA sudah menjadi hobi perempuan bernama lengkap Riski Faridatul Indah sejak kecil. Kebiasaan itu masih menjadi hobi saat dia duduk dibangku kuliah saat ini.
Mahasiswa Jurusan Tarbiyyah STAI At Taqwa ini mengaku, hal yang paling suka dibaca adalah tentang agama dan pendidikan.

Jumat, 10 Februari 2017

Ayo Jaga Kebersihan Ijen


    KAWAH Ijen semakin banyak pengunjung, tak hanya turis domestik saja juga mancanegara. Ijen juga lagi hangat diperbincangkan karena sering disebut-sebut berada di dua daerah Bondowoso dan Banyuwangi. Namun, bagi Rastra Revolusione keindahan Ijen ini harus bersama-sama di jaga. Bersih dari sampah dan bersih dari vandalisme.

Kamis, 09 Februari 2017

Ingin Ada Perlindungan Guru


BANYAKNYA kasus kekerasan terhadap anak yang melibatkan tenaga pengajar, membuat Monika Rahman merasa khawatir. Guru SDN Pujer ini mengaku siswa sekarang dengan dulu ada perbedaan baik tingkah lakunya ataupun sopan santun.

Tempa Diri di Organisasi Mahasiswa


JIWA organisasi Husnatul Wakiatul Wardatih membuatnya aktif di Organisasi perempuan. Dia saat ini tercatat sebagai sekretaris Korps PMII Putri (Kopri) Bondowoso. Hal itu dilakukan demi menempa diri menjadi lebih baik. Sebab cita-citanya ingin menjadi pemimpin perempuan.

Saat, perempuan yang akrab disapa Husna ini msih berstatus mahasiswi semester VII Jurusan Tarbiyyah STAI At Taqwa. Sebagai mahasiswi, dirinya tidak ingin jika hanya berkutat dibangku kuliah saja.

Rabu, 08 Februari 2017

Obsesi jadi Mensos


    AKTIF di organisasi merupakan hobi Widadah Fatimatus Zahroh. Hal ini dilakukannya karena cita-citanya yang ingin menjadi menteri sosial. Obsesi itu muncul karena rasa kagum pada Khofifah Indar Parawansa yang kini menjadi Menteri Sosial RI.

    Menurutnya, salah satu cara untuk bisa menjadi menjadi menteri adalah aktivis. Sebab itu dia masuk pada organisasi Mahasiswa di kampusnya STAI At TAqwa Bondowoso. "Selama ini saya banyak belajar, utamanya bagaimana memanajemen sebuah organisasi," jelasnya.

    Diakuinya, ketertarikannya kepada organisasi muncul saat dia kuliah.

Nikmatnya Kopi Arabika


LUTVIANA Nurnaimah, memang baru pertama kali menikmati Kopi Arabika Java Ijen Raung. Dan dia juga nbaru kali pertama berkunjung ke Bondowoso. Namun bagi perempuan asal Jogjakarta ini, kunjungannya sangat mengesankan. Rasa kopinya juga sangat sempurna.

Selasa, 07 Februari 2017

Penasaran Kawu






MEREKA yang dari luar kota seperti Rini Puspa mengenal Bondowoso dari dua hal, Kawah Ijen dan Tape. Namun akhir-akhir ini bagi perempuan asal Jember tersebut justru padang savana Kawah Warung yang bikin penasaran, "Daei dulu teman-teman Bondowoso ya Kawah Ijen-nya dan tape manisnya. Tapi sekarang lebih banyak ngomongi Kawu," ungkapnya.

Ingin Sehat, Ya Olahraga




DUNIA olahraga sudah menjadi keseharian mujinah dari masih anak-anak hingga dewasa tak salh guru SDN klabang ini begitu getol dengan kompetisi bola voli dalam HUT PGRI beberapa waktu lalu. Hingga kini, dia pun tetap berolahraga setiap hari.

"Mulai dari kecil sudah suka olahraga, semua olahraga bisa kecuali tinju atau olahraga beladiri saja," ujarnya meski mujinah bukan guru olahraga dan hanya guru umum kelas VI tak jadi halangan baginya untuk terus berolahraga.

Pingi Jadi Pemusik Handal


AKTIF di Pemuda Remaja Dereja Kristen Indonesia (GKI) Bondowoso, membuat Cindy Veronica Setiawan sangat cinta musik. Sampai-sampai dia menggantungkan Cita-cita ingin menjadi pemain musik handal.

Senin, 06 Februari 2017

Petani Itu Asyik


Dunia pertanian memang asing bagi Vira Veronica. Berprofesi sebagai penyanyi dia baru sadar menjadi petani ini asyik juga. Hal itu saat dia melihat pertanian di Besuk, Klambang, kemarin (17/11).

Perempuan asal Jenggawah, Jember ini mengaku sering berkunjung ke Bondowo. Entah itu jalan-jalan ataupun menyanyi. Apalagi Bondowoso memang jagoan dalam hal wisata alam, ada Kawah Ijen, Kawah Wurung, perkebunan kopi yang dan lokasi eksotis. Untuk pertanian dia sama dengan daerah-daerah lain.

Berkat ikut mempromosikan bibit pertanian di Besuk, Klabang Veronica merasa beruntung."Saya kira ya promosi biasa seperti di pameran-pameran.

Konsep Pertanian Besuk Bikin Betah

Tapi di Bondowoso ternyata beda," terangnya. Lahan pertanian tersebut disulap jadi menawan dan lengkap. Tak hanya pertanian padi dan jagung, tapi juga ada pertanian holtikultura.Bahkan, kata dia, tanaman padi tersebut ada beberapa jenis.

Dia mnengaku, orang yang pertama ke lahan pertanian di Besuk, Klabang ini pasti senang dan betah berlama-lama."Lihat gambas, waluh putih dan tomat mengantung di atas siapa yang tak ingin memetik,"terang perempuan 28 tahun ini. penampilan lahan pertanian pun bersih.

Melihat pertanian di Bondowoso tersebut rasanya merubah pemikirannya bahwa menjadi petani ini capek,kotor, dan becek."Ternyata lihat lahan di sini jadi petani asyik juga,"ujarnya. Dia yang berprofesi pelantun lagu itu lebih berfikir memanfaatkan lahan pertanian di Besuk, Klabang untuk wisata.

Tak hanya asyik untuk foto selfie tapi juga mendapatkan ilmu. Bisa dikatakan, cocok untuk wisata edukasi. Jika, petani di Indonesia bisa menerapkan pertanian asal Besuk, Klabang bukan tidak mungkin petani ini akan sejahtera. Sehingga, dari sana banyak orang yang ingin jadi petani dan secara jangka panjang Indonesia tak akan impor-impor tanaman holtikultura seperti cabai dari luar negeri lagi.

Melihat lahan pertanian di Besuk ini, Veronica pun ingin ada juga lahan buah-buahan yang menawan. Beragam buah-buahnya pun bisa dimakan langsung dari pohonnya oleh pengujung seperti lokasi wisata di Batu. (dei/wah)

Sumber: Jawa Pos Radar Ijen 18 November 2016
ditulisoleh: JSR

Kuliner Harus Khas


DALAM dunia pariwisata, nama Bondowoso sudah menjadi salah satu jujugan wisata. Kekayaan alam yang melimpah sehingga tak salah jika Bondowoso adalah The Higland Paradise. Sayangnya, menurut Rany Yulia Gusti, tempat kulineran harus punya ciri khas tersendiri.

Sabtu, 04 Februari 2017

Bisa Tari dari Mama


SENI tari,seakan sudah mendarah daging dalam diri peremuan bernama lengkapa Tarono velasari Galuh Eryawanti ibni.Sebab,dia sejak kecil sudah mengenal tari."Awal kali mkenal tari dari Mama dan Om,"ujar perempuan yang akrab disapa Tara Tersebut.Saat ini dia sedang menempuh Kuliah di Akademi komunitas(AKOM)Bondowoso,jurusan Teknologi Industri Pangan(TIP).Walau sudah kuliah,dia masih getol mendalami seni tari.

Jangan Takut Hal Baru



BEKERJA sebagai administrasi adalah pengalaman baru untuk Siti Khotijah. Meski, keahliannya adalah sebagai tata boga dia pun tak takut untuk bekerja diluar kemampuannya. Intinya, pekerjaan itu nikmat karena dijalankan bukan dibayangkan saja.

Alumnus SMKN 2 jurusan tat boga ini mengakui awal lulus langsung kerja dirumah makan. "Saat pertama memilih jurusan tat boga dan selama sekolah sudah ada bayangan kerja direstoran, rumah makan ataupun hal yang berkaitan dengan kuliner," ungkapnya. Namun, dalam perjalnan Siti mulai penasaran dengan hal hal baru diluar makanan ataupun masak- memasak.

Jumat, 03 Februari 2017

Ngetrip itu Banyak Saudara


JAUH dari nge-mall, nyalon, dan lebih hemat. Inilah yang dirasakan Ayu Tri Novianti dengan hobi barunya nge-trip. Paling melekat di hati, jalan-jalan di alam bebas adalah banyak saudara.

Perempuan yang bekerja sebagai receptionist RSUD dr Koesnadi dan tentor Bahasa Inggris ini mengaku jalan-jalan di alam tak ada dibayangkan Ayu saat berusia belasan tahun.

Ingin Jadi Entrepreneurship



    MENJADI entrepeneur merupakan salah satu cita-cita Dewi Rachma Suryayana. Dara yang saat ini manis duduk di bangku SMA ini mengaku, dia ingin bisa menggaji orang lain. Bukan justru meminta gaji kepada orang.

    Latar belakang cita-cita itu tidak lainkarena jiwanya yang memang ingin menjadi leader. Sebab dia merasa ketika sesorang bisa menjadi leader, maka kehidupannya lebih bebas. Apalagi leader, dalam sebuah perusahaan. "Melakukan sesuatu itu tidak terbatas, tidak hanya harus ikut ayuran atasan," ujar siswi SMAN 2 Bondowoso ini.
   
    Anak kelima dari pasangan Soerojo dan Heriyah Yuliati ini mengaku, menjadi seorang entrepeneur itu merupakan profesi yang asik. Hanya saja memang dituntut untuk bisa berkarya dan bisa memiliki sebuah produk. Karya itulah yang bisa membantu orang lain.

Kamis, 02 Februari 2017

Ikut Konservasi Bambu


 
KONSENTRASI bambu menirt Clara Desintya Dhea adalah sesuatu hal yang sangat penting. Dimana dataran yang ditumbuhi bambu, dipastikan kabur. Hal itu karena akar bambu bisa menyimpan air yang banyak.

Perempuan sal Blora,, Jawa Tengah tersebut menyampaikan hal itun saat berkunjung ke Desa Sulek, Tlogosari pekan lalu. Dia mengaku kagum dengan Bondowoso. Apalagi melihat da kelompok masyarakat yang peduli dengan bambu. Menurutnya, semagat masyarakat merupakan potensi yang sangat penting untuk mengembangkan bambu. "Ketika ada kemauan masyarakat, maka konservasi bambu bisa terwujud," tegasnya.

Terobsesi Menteri Susi


TIGA tahun ini, Nova Selvi Diana intensif mendalami agrinisnis perikanan. Hal sejalan dengan cita-citanya ingin menjadi menteri kelautan dan perikanan. Apalagi selama ini dia sangat terobsesi dengan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pujiastuti.

Baginya, cita-cita saya yang tinggi menjadi sebuah keharusan. Sebab semakin tinggi cita-cita, maka semakin tinggi pula usaha yang dikeluarkan. Itulah yang selama ini dilakukannya. Semangatnya untuk menempuh ilmu itu benar-benar di aplikasikan saat menemuh sekolah di SMK NU Bondowoso."Saya sangat suka dengan gaya Bu Susi,"ungkapnya.

Karena semangatnya itu, dia belajar besungguh-sungguh di sekolah itu. Menjadi sebuah targetnya, menempuh ilmu tidak hanya sebats SMA saja, melainkan harus menempuh kuliah. Harapannya itu ternyata benar-benar menjadi kenyataan.

Rabu, 01 Februari 2017

Ya Kuliah, Ya kerja

KULIAH dan kerja jadi masalah bagi Diana Safiti. Mahasiswa Universitas Manala Jember ini justru merasa mendapat berkat dan menuntut ilmu dan mencari uang, Sebab membuatnya kian dewasa untuk manajeman waktu dan keuangan.

Awalnya, perempuan 20 tahun ini pun tak ada bayangan setelah lulus SMA akan kuliah sambil bekerja. Diawal-awal kuliah tahun 2014 kemarin dari manis asal Badean Bondowoso sama seperti mahasiswa pada umumnyahanya kuliah sa. "Pertama kuliah ambil kuliah pagi.

Jaga Kesehatan dengan Berenang


BAGI Saifiyana Nurjannah, kesehatan adalah anugrah yang sangat berharga. Bahkan tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Sebab ketika kesehatan seseorang dicabut atau dikurangi oleh Tuhan sedikit saja, maka sebanyak apapun hartanya tidak akan bisa dirasakan. Sebagai salah satu bentuk menjaga kesehatan, dirinya rajin melakukan renang.

Perempuan yang kini bekerja sebuah finance itu rajin renang karena alasan kesehatan.