
BEKERJA di bang menjdi cita-cita sejak lama Galuh Kusumastuti. Sebab menurutnnya, bekerja sebagai orang kantoran termasuk di bank itu sangat menyenangkan. Mahasiswa yang kini tengah KKN di Desa Banyuputih, Wringin itu mengaku, cita-cita itu adalah keinginannya pribadi. Namun memang ada saudara yang kerja di bank. Karena itu ada dorongan yang kuat untuk dirinya kerja di bank. "Sebagai seorang perempuan, saya memang ingin kerja kantoran," ungkapnya.
Karena cita-citanya itu pula, dirinya mengempuh kuliah di fakultas ilmu komputer dan mengambil program studi sistem informasi. "Nanti ketika di bank bisa masuk pada bagian IT nya kan bisa juga," ujar Galuh.
Perempuan kelahiran 5 Januari 1997 itu mengaku, untuk bisa mencapai cita-citanya itu, selain memperdalam ilmu kuliah, dia ikut organisasi. Di intra, dia ikut pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Selain itu, tahun 2016 lalu dia terpilih menjadi anggota Generasi Baru Indonesia (Genbi). Kelompok Genbi adalah binaan Bank Indonesia, dimana mereka mendapat beasiswa dari BI.
Sebagai mehasiswi, katanya, tidak asyik jika hanya di bangku kuliah saja. Sebab itu, dia melibatkan diri dalam organisasi. Walau di organisasi kesibukannya banyak, namun tidak lantas perkuliahannya dinomrduakan. "Ya pintar-pintar mengatur waktu saja," ujarnya.
Anak yang suka makan bakso ini memiliki prinsip, kesuksesan itu diawali dari mimpi. Namun tidak hanya berhenti di mimpi saja, selanjutnya perlu percaya dan buat mimpi indah itu menjadi nyata. Karena itu, dia sangat sepakat dengan seorang novelis, Andrea Hirata yang mengatakan bahwa mimpi adalah kunci untuk menakhlukkan dunia. "Dan saya saat ini sedang membangun mimpi-mimpi indah itu," akunya.
Terangnya, dia ingin lulus tepat waktu sehingga nisa segera melangkah untuk mencari pekerjaan yang diinginkannya. Dia berdoa, ketika sudah lulus nanti, agar segera mendapat kerja dan bisa mengaplikasikan segala ilmu yang didapatkannya di bangku kuliah maupun di organisasi.
Dari berbagai macam kesibukannya di organisasi, dia tidak lantas menafikan waktu untuk mencari hiburan. Galuh seringkali mengisi hiburan dengan jalan-jalan atau berenang. Untuk jalan-jalan, paling asyik menurutnya adalah pantai. Disana dia juga bisa sekalian berenang. "Ya refreshing itu harus, apalagi ketika masih muda seperti saya ini," ungkapnya.
Untuk hobi renang, selain di pantai dia juga sering berenang di kolam renang. Terkadang bersama teman-temannya dan terkadang bersama keluarganya. Baginya, renang itu adalah olahraga yang sipel namun memiliki khasiat yang banyak. Diantaranya bisa menjaga kesehatan tubuh dan bisa merampingkan badan.
Berbicara kreasi, Galuh mengaku beberapa kreasi dilakukannya bersama teman-temannya saat KKN. Ditempat KKn-nya itu, dia membuat ladrang. Karena melihat potensi Desa Banyuputih, Wringin kaya dengan singkong, maka dia membuat kreasi ladrang dari singkong. Agar sesuai dengan desa, dia bersama teman-temannya memberi mnama Ladrang batu Lawang. "Kami berharap jajanan ini menjadi jajanan khas warga setempat dan bisa menjadi salah satu peningkatan ekonomi warga," ujarnya. (hud/wah)
Sumber : Jawa Pos Radar Ijen, 13 Februari 2017
disalin oleh :(er)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar