PEREMPUAN bernama lengkap Rita Ratna Sari ini setiap harinya bertugas di dionas p;emberdayaan masyarakat dan desa (Dinas PMD) dalam kehidupannya dia memiliki motto hidup tidak pernah menunda niat. Sebab bagimnya ketika seorang itu memiliki niat melakukan kebaikan, maka harus segra dilaksanakan.
Menurutnya tidak ada seorang pun yang mengathui hari esok atau nasibnya di hari esok. karena itu ketika memiliki niat baik , maka harus segera dilaksanakan.
Jalani Hidup Seperti Air Mengalir
"jangan ditunda, agar kebaikan itu bisa bermanfaat bagi orang lain kata sarjana teknik sipil Unmer malang ini.
Dalam hal pekerjaan pun, dia tidak suka mennda-nunda sebab ketika sebuah pekerjaan itu ditunda, maka akan menumpuk dan menambah beban ketika ada pekerjaan yang baru kemudian hari selama ada waktu sedianya pekerjaan itu segera diselesaikan terang ibu empat orang anak ini.
Dalam penerapannya klata rini seorang haris pandai memanajemen waktu. supaya tidak ada pekerjan yang terbengkali ketika di kantor dibutuhkan kerjasama tim dan ketika dirumah harus ada kerjasama antara suami dan istri selama ini dirinya tidak pernah main-main dengan apa yang dimanfaatkan kepadanya.
Seperlihatnyadalam hal pekerjaan dirinya yang merupakan sarjana teknikn diberi amanah untuk m,enganimnkeungna namun ketikla semua itu dijalani bersungguh-sungguh ternyta ilmu teknik dan manajemen keungan bisa dikomplikasikan. "Alhamdulillah saya bisa dan menang semua itu harus belajar." tuturnya.
Dia mengaku selam ini dirinya menjalani hidup bagai air mengalir terpenting dalam menjalaninya harus selalu berdoa dan mengambil pelajaran positif dari setiap permasalahan yang dihadapi belajar untuk memaafkan dan jamngan lupa keep smili," ujarnya.
Selama ini, menjadi wanita karir sudah merupakan pilihan hidup. Karena itu, dirinya selalu harus bisa pandai pandai memanajemen waktu apalagi dalam keluarga dimana harus ada seni nberkeluarga tentang bagaimana memperlakukan suami dan anak-anak sebab dalam kelurga harus ada warna untuk anak-anak dari mulai balita sampai mereka yang beranjak dewasa harus ada seni menghadapinya salah satunya da ekstra kehati hati dan konsentarsi," paparnya.
Sebab dia menyadari ketika dirinya ketika dirinya memilih menjadi wanita karir memang tidak bisa membeikan perhatioan secara full kepada kelurga namun setiap haria dia menjadualkan harus bisa berbagi dan berkumpul bersama keluarga.
Kepindahannya ke kota tape ini karena dirinya diyterima menjadi PNS tepatnya tahun 2000 silam awal kali kerja dia menjadi staf dinas PU penggairah bondowoson perlainnya perpindahan -pindah sampai dia kini menjadi salah satu kepala sub bagian di dinas PMD "Hidup itu mengalir saja yang penting dioa dan tawakkal pungkasnya,(hud/Wah)
Sumber : Jawa Pos Radar Ijen, 11 januari 2017
Disalin Oleh (Rs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar