AKTIF di organisasi merupakan hobi Widadah Fatimatus Zahroh. Hal ini dilakukannya karena cita-citanya yang ingin menjadi menteri sosial. Obsesi itu muncul karena rasa kagum pada Khofifah Indar Parawansa yang kini menjadi Menteri Sosial RI.
Menurutnya, salah satu cara untuk bisa menjadi menjadi menteri adalah aktivis. Sebab itu dia masuk pada organisasi Mahasiswa di kampusnya STAI At TAqwa Bondowoso. "Selama ini saya banyak belajar, utamanya bagaimana memanajemen sebuah organisasi," jelasnya.
Diakuinya, ketertarikannya kepada organisasi muncul saat dia kuliah.
Buka Pengetahuan dengan Banyak Membaca
Akhirnya dia mengisi waktu luangnya dengan organisasi. "Kuliah itu durasi waktunya kan banyak di luar, dan saya menjadikan waktu di luar itu sebagai aktualisasi diri," akunya.
Baginya, sosok Khofifah adalah sosok yang sangat dikaguminya. Dimana ekspresinya saat berbicara, pemikirannya menggambarkan bahwa perempuan yang itu tidak lemah. Dengan kiprahnya, menunjukkan seorang perempuan yang dianggap lemah, bisa menjadi bagian dari para pembangun negeri. KArena hal itu, dia ingin menauladani kiprahnya.
Perempuan yang menempuh JUrusan Pendidikan Agama Islam (PAI) itu mengaku, salah satu kunci kesuksesan adalah wawasan luas. Untuk itu, dirinya menjadikan membaca sebagai hobi. Hobi itulah yang banyak membuka cakrawala pengetahuannya terhadap berbagai hal yang ada di dunia. "Membaca adalah jendela dunia, karena itu wahyu yang pertamakali turun adalah Iqro' yang artinya bacalah," jelasnya.
Untuk meraih cita-citanya itu, dia menerapkan prinsip 'hidup itu bergerak, maka bergeraklah atau mati'. Prinsip itu menerangkan jika hidup itu harus berbuat. Artinya harus beraktifitas. Dengan aktifitas itulah, rangkaian waktu dalam hidup bisa bernilai. Karena itu, dia menggenggam semangat jika waktu adalah ilmu pengetahuan.
Perempuan asal Jalan Pakisan Kidul, Tlogosari ini mengaku, jika selain membaca dia juga travelling. Baginya hobi ini adalah untuk melepas penat. Biasanya dia melakukan perjalanan saat liburan. Khususnya untuk menikmati berbagai pemandangan indah di BOndowoso. Menurutnya banyak hal yang indah di Bondowoso. Seperti halnya Bendungan Sampean Baru, Kawah Wurung, Kawah Ijen dan berbagai kekayaan air terjun yang ada. Berbgai titik ini merupakan tempat wisat yang sangat asyik. "Saat akhir pekan dibuat jalan-jalan, biasanya bersama teman-teman," akunya.
Selain travelling, dia kini juga belajar tentang desain grafis. Ilmu itu dipelajarinya sebagai ilmu tambahan. Diman ketika masih muda, segala sesuatu harus dipelajari, sebab masa belajar itu beranjak menjadi masa karir, maka berbagai keahlian dibutuhkan. "Walau bukan keilmuan yang menjadi spesifikasi pembelajaran, seorang harus menguasai, sebab tidak ada yang tahu masa depan seseorang," tandasnya.(hud/wah)
Sumber : Jawa Pos - Radar Ijen 21 November 2016
Ditulis kembali oleh : nbl

Tidak ada komentar:
Posting Komentar