Rabu, 01 Februari 2017

Jaga Kesehatan dengan Berenang


BAGI Saifiyana Nurjannah, kesehatan adalah anugrah yang sangat berharga. Bahkan tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Sebab ketika kesehatan seseorang dicabut atau dikurangi oleh Tuhan sedikit saja, maka sebanyak apapun hartanya tidak akan bisa dirasakan. Sebagai salah satu bentuk menjaga kesehatan, dirinya rajin melakukan renang.

Perempuan yang kini bekerja sebuah finance itu rajin renang karena alasan kesehatan.

Belajar itu Harus Sepanjang Hidup

Dia mengaku kegiatan itu masih belum lama dimulainya, sekitar setahun lalu. Hal itu karena ada ajakan dari teman-temannya untuk mengisi kegiatan yang menyehatkan. "Minimal saat ini saya renang ketika hari sabtu," jelas perempuan yang akrab disapa Sefi tersebut.

Teman-teman yang bersamanya itu ternyata adalah teman-teman kantor. Memang kebetulan bnayka teman perempuannya. Akhirnya membentuklah kegiatan yang bermanfaat.

Baginya banyak manfaat renang yang didapatkan. Diantaranya bisa melatih oernafasan, meningkatkan kekuatan otot, dan tulang, menyehatkan jantung dan masih banyak lagi. " Yang mengasikkan renang itu bisa meredakan stress karena bekerja dan sekaligus menjadi sebuah arena rekreasi kecil-kecilan," ujarnya.

Selain hobi renang, alumnus Unibo ini mengaku juga suka dunia fotografi. Seringkali disaat berkumpul bersama teman-temannya, selalu ada kamera DSLR miliknya. Kamera itulah yang dibuatnya untuk mengabadikan berbagai momen tersebut. "Tak ada motivasi yang aneh-aneh, saya hanya ingin mengabadikan momen saja," ujarnya.

Ternyata kemmpuannya dalam dunia fotografi sudah muncul ketika sekolah di SMK Manbaul Ulum, Wonosari. bahkan karena ingin lebih dalam memahami dunia fotografi, Sefi sempat menempuh pendidikan D1 Jurusan Multimedia. Sembari menempuh kuliah di FKIP Unibo, saat itu Sefi juga menempuh D1 Multimedia di SMKN 1 Bondowoso.

Banyak hal yang di dapat dari sekolah yang hanya D1 itu. Tentunya dia lebih memahami tentang Multimedia. Padahal, ketika diruntut dari jurusan saat SMK, ilmu D1 itu tidaklah linier, sebab saat SMK dia mengambil jurusan Tata Busana.

Hanya saja memang sudah menjadi prinsipnya untuk mempelajari banyak hal. Selain tata busana dan multimedia, dia menfokuskan keilmuannya di bidang pendidikan. Dari berbagai hal yang dilakukannya itu, Sefi bisa memetik banyak hal. "Pendidikan itu butuh kreativitas," jelasnya.

Ternyata setelah mnyelesaikan S1 di Unibo, arah pekerjaan yang digelutinya bukan pada bidang pendidikan. Melainkan di bidang marketing. Dia mendalami dunia finance. Tentunya dalam dunia itu butuh ilmu lain lagi, yakni ilmu komunikasi. "Sehingga bagi saya belajatr itu harus dilakukan sepanjang hidup, mulai lahir sampai di liang lahat," ujar warga Desa Randucangkring, Pujer ini. (hud/wah)



Sumber : Jawa Pos - Radar ijen Rabu, 2 November 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar